Situs Dosen STKIP Siliwangi Bandung - Usman Aripin, S.Pd, M.Pd

Artikel Umum

RUMUS ANTI GALAU

Dipublikasikan pada : 9 Januari 2016. Kategori : .

Sebelum membahas inti dari topik ini, hal pertama yang perlu lita ketahui yaitu tentang pengertian galau. Setelah membaca beberapa referensi tentang pengertian galau ternyata maknanya jauh dari apa yang sebenernya terjadi. Menurut KBBI galau atau bergalau artinya sibuk berrami-ramai, ramai sekali, kacau tidak karuan (pikiran). Kalau ada seseorang berbicara “ Orang-orang dipasar sedang bergalau”, kalimat ini bukan berarti sedang sedih namun maknanya sedang sibuk beramai-ramai. Mungkin terasa aneh namun itulah makna sebenernya. Memang tak ada salahnya apabila keadaan seseorang yang lagi sedih disebut galau, namun makna yang lebih dekatnya adalah beramai-ramai.

Pembahasan tentang galau kali ini yang artinya kekacau pikiran. Kapankah kita merasakan galau? Ketika sedang merasa sedih,diputusin, dimarahin, bingung mengambil keputusan dsb. Kesimpulannya galau itu terjadi karena ada masalah, dan apabila tidak ada masalah berarti tidak galau atau sedang bahagia. Artinya supaya terhindar dari galau kita harus belajar bagaimana cara menyelsaikan masalah, maka dari itu kita harus kaji terlebih dahulu Hakikat masalah.

Menurut wikipedia masalah adalah kata yang digunakan menggambarkan situasi yang membingungkan. Sedangkan menurut KBBI masalah merupakan sesuatu yang harus diselesaikan. Profesor Ruseffendi memberikan pandangan tentang masalah yaitu sesuatu yang mengganjal yang apabila diselesaikan akan memberi manfaat yang lebih baik. Jadi pada hakikatnya masalah itu harus diselesaikan supaya memberi manfaat yang lebih baik. Seperti pepatah menyatakan “lari dari masalah hanya akan menemukan masalah-masalah baru”.

Perlu kita ketahui mengapa harus ada masalah ? masalah merupakan suatu ujian dan tujuan adanya ujian yaitu untuk,

  1. Mengukur kemampuan dan kwalitas diri kita dihadapan Allah. Semakin tinggi pohon semakin kencang angin yang menerpa. Orang yang besar akan membawa tanggung jawab yang besar.
  2. Ujian juga sebagai pengingat kita kepada Allah, karena tak sedikit manusia akan ingat kepada Allah ketika sedang ditimpa musibah.
  3. Ujian sebagai pendewasaan diri. Buktinya mungkin dulu kita pernah berbicara seperti ini “ kalau saja dulu kita tidak susah(ada masalah), mungkin kita tidak akan berhasil seperti sekarang ini”. Hal-hal yang sering kita kenang pada saat dimasa sulit dan sedang ada masalah

Tantangan terberat saat menghadapi masalah yaitu ketika merasa bingung apa yang harus dilakukan, kemana harus pergi dan mencoba menghadapi tetapi tidak bisa. Hal inilah yang mungkin disebut galau tingkat dewa. Bagai mana cara mengatasinya? Karena kalau tidak diatasi malah akan menimbulkan masalah baru. Ingat ! bahwa masalah itu harus diselesaikan supaya memberi manfaat yang lebih baik.

Alternatif solusinya yaitu dengan cara berusaha. Menurut ilmu fisika bahwa usaha adalah hasil kali gaya dengan perubahan. Rumusnya W= F. S

W= Usaha

F = gaya

S = perubahan

Kuncinya teletak pada gaya(F). Gaya disini dedefinisikan sebagai kekuatan/ tenaga dan kekuatan itu bisa secara fisik ataupun non fisik yang kita sebut dengan keyakinan. Kekuatan terbesar pada dasarnya terletak pada keyakinan. Keyakinan yang kuat akan menghasilkan kekuatan yang luar biasa, contoh sederhana orang yang tunanetra (buta) ada yang bisa bermain gitar, membaca alqur’an dan ada yang bisa mengajar matematika. Klau difikirkan secara logika kenapa mereka bisa melakukan itu semua karena latihan yang sangat keras dan dibarengi dengan keyakinan yang kuat bahwa mereka itu bisa, tanpa keyakinan yang kuat mereka tidak akan mempunyai motivasi untuk berlatih.

Keyakinan itu ada dua jenis yaitu keyakinan yang baik (+) dan ada yang tidak baik (-). (Lihat gambar ).

Mengapa kita harus mempunyai keyakinan yang positif? Terdapat lima alasan mengapa kita harus mempunyai keyakinan yang positif, diantaranya sebagai berikut

  1. Islam Mengjarkan Kita untuk Beriman kepada ALLah

Iman artinya percaya/yakin, diucapkan dengan lisan dan dibuktikan dengan perbuatan. Iman secara bahasa artinmya percaya. Mengapa kita harus percaya kepada Alllah? Kita akan mempunyai sebuah harapan. Ketika kita sakit berat, ada masalah yang berat kita yang kita ingat adalah Allah. Dengan mempunyai keyakinan kita bisa berharap pada Allah tetapi orang yang tidak mempunyai keyakinan, mereka tidak mempuyai tempat berharap.

Seperti contoh negara jepang yang beragama Shinto, dalam ajarannya bahwa manusia tidak mempunyai Tuhan tertinggi untuk ditaati dan manusia biasanya menginginkan untuk berharga dan dikenang dengan baik oleh keturunannya (http://wikipedia.org/wiki/shinto). Negara jepang termasuk salah satu negara yang maju didunia, namun disisi lain jepang salah satu negara yang banyak kasus bunuh diri. Mereka tidak mempuyai tuhan,tidak mempunyai tempat untuk berharap ketika ada masalah besar Akibatnya daripada malu hidup didunia, lebih memilih untuk bunuh diri. Subhanallah Islam mengajkan kita harus beriman kepada Allah ternyata manfaatnya selain masuk syurga kita dapat hidup didunia ini dengan cara yang baik. Itulah kekuatan yang luarbiasa dengan hanya mempunyai keyakinan.

  1. Penelitian Dr. Masaru Emoto ( True Power of water)

Dr. Masaru meneliti tentang air dan alhasil teryata air itu hidup dan dapat merepon yang positif atau negatif terhadap manusia. Ketika air didengarkan kata-kata ang positif seperti “arigatou (terimkasih) ternyata molekul air itu membentuk kristal segi enam(heksagonal) yang indah dan sebaliknya ketika air itu didengarkan kat-kata negatif misalkan “ kamu bodoh” bentuk kristal air menjadi tidak beraturan. “dan Allah menciptakan air dari segala sesuatu yang hidup…” (Qs. Al-anibia 21:30).

Air sangatlah penting bagi kehidupan makhuk hidup dibumi ini. Air juga merupakan unsur dasar yang penting dalam tubuh manusia karena 75% dalam tubuh manusia adalah air. Otak manusia 74,5 % air, dan darah mengandung 82% air, bahkan tulang keraspun mengandung 22% air didalamnya.

Kesimpulannya air itu hidup dan sebagian besar dalam tubuh manusia adalah berisi air. Kalau kita mempunyai keyakinan yang positif maka reaksi dalam tubuh kita akan membaik sehingga akan mengahsilkan energi luar biasa dan bahkan hal yang tidak mungkin terjadi bisa terjadi. Seperti orang yang tunanetra (buta) ada yang bisa bermain gitar, membaca alqur’an dan ada yang bisa mengajar matematika. Kalau difikirkan secara logika kenapa mereka bisa melakukan itu semua, bahkan kita yang normal bisa dikalahkan mereka yang kekurangan karena mereka mempunyai keyakinan yang kuat bahwa mereka juga pasti bisa.

  1. “Allah tidak akan memberikan beban kepada seseorang melainkan sesuai kemampuanya…” (Qs. Alabaqarah :286)
  2. “sesungguhnya bersama kesulitan ada kemudahan”. (Qs. Asy-Syarh : 6)
  3. “… Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya dia akan mengadakan jalan keluar”.(Qs. At-Thalaq :2)

Tak ada alasan bagi kita untuk menyerah dalam menyelesaikan masalah dan tak ada alsan bagi kita untuk tidak mempunyai keyakinan yang positif. Intinya kita harus mempunyai keyakinan yang kuat bahwa setiap masalah ada solusi.

Kesimpulannya supaya kita terhidar dari galau, kuncinya adalah dengan mempunyai keyakinan yang positif supaya menghasilkan usaha yang baik dengan begitu masalah akan terselesaikan dengan baik dan ingatlah “Selalu ada hikmah di setiap adanya masalah”.Rumus anti galau2